Kapolresta Banda Aceh Hadiri Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana

Tribratanewsrestabandaaceh.com – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo secara tegas kembali mengatakan bahwa 99% kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Tanah Air disebabkan oleh manusia dan hanya 1% saja yang disebabkan oleh faktor alam. Hal tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi Kementerian/Lembaga Terkait untuk kesiapan menghadapi karhutla di provinsi aceh, rabu (8/7/19).

Rapat digelar aula kantor gubernur Aceh dan dihadiri oleh semua pemangku kepentingan di Aceh, mulai kepala daerah kabupaten/kota, unsur TNI, Polri dan unsur terkait lainnya.

Menurut Doni, dua faktor terbesar karhutla oleh manusia ini terjadi karena disengaja maupun tidak disengaja. Pembukaan lahan untuk perkebunan dengan membakar hutan dan lahan adalah bagian dari unsur kesengajaan yang hingga saat ini masih sering ditemui. Doni mengakui bahwa setiap desa bahkan ada sepuluh hingga belasan orang yang dibayar untuk melakukan hal tersebut. Faktor di luar kesengajaan yang lain ialah perilaku manusia yang membuang puntung rokok atau benda jenis logam maupun kaca sembarangan, sehingga dapat menimbulkan api yang didukung oleh kondisi cuaca dan angin serta terik matahari di musim kemarau.

Menurut Doni, salah satu solusi yang harus segera diambil adalah dengan upaya pencegahan yang melibatkan kolaborasi antara TNI dan Polri. Pencegahan tersebut harus dilakukan dengan pendekatan budaya, sosial, religi dan kekeluargaan dengan warga yang menjadi pelaku. Apabila hal itu masih belum berhasil maka harus ada penegakan hukum yang tegas.

Hal yang dikatakan Doni tersebut sesuai apa yang tertuang dalam perpres, perpu dan undang-undang oleh tiap kementerian dan lembaga serta telah dimandatkan oleh Presiden RI Joko Widodo dalam Rakornas Penanggulangan Bencana 2019.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *