INGAT COVID, AYO PAKAI MASKER

Unit Reskrim Polsek Ulee Kareng Menciduk Pelaku Pencuri HP

0

Tribratanewsrestabandaaceh.com – Polsek Ulee Kareng menciduk pelaku pencurian Handphone berinisial RNM (16), salah satu warga Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, setelah melakukan pencurian Handphone milik Intan Purnama Sari (16) di depan toko Fantasi Ulee Kareng, Banda Aceh.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH melalui Kapolsek Ulee Kareng AKP Vifa Febriana Sari, SH, SIK, MH mengatakan korban pada saat itu sedang belanja bahan baku pembuatan kue, disaat kembali kerumah, melihat Handphone miliknya telah hilang.

“Korban memarkirkan sepeda motornya di depan toko Fantasi, sementara rekan korban Ainurrahmah tidak masuk kedalam toko dan menjaga sepeda motor korban. Tanpa disadari oleh saksi, pelaku keluar dari toko yang sama, merogoh handphone Samsung J1 dan Handphone Vivo Y 91 milik korban yang diletakkan di bagasi bagian depan sepeda motor” kata Vifa kepada tribratanewsrestabandaaceh.com

Pada saat kejadian, pelaku berpura-pura menjadi pembeli di toko yang sama dengan korban, namun pelaku pada tersebut tidak membeli apapun dan langsung keluar dari toko serta melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor jenis Honda Beat warna merah putih.

Kejadian yang terjadi pada hari Rabu, (14/8/2019) silam sekitar pukul 16.30 wib, kata Kapolsek Ulee Kareng AKP Vifa Febriana Sari, SH, SIK, MH. Korban saat itu bersama saksi Ainunrahmah membeli bahan baku kue, kemudian handphone korban yang diletakkan di bagasi sebanyak dua unit dengan merk yang berbeda telah hilang.

Atas dasar Laporan Polisi Nomor : LP.B/35/VIII/RES.1.8/2019/Sek-Ulka tanggal 14 Agustus 2019 yang dilaporkan oleh Intan Purnama Sari, Unit Reskrim Polsek Ulee Kareng melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan melakukan penyelidikan terhadap tindak pidana yang dilaporkan tersebut.

Personel Resintel Polsek Ulee Kareng yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Ulee Kareng AKP Vifa Febriana Sari, SH, SIK, MH, pada hari Selasa (10/9/2019) melakukan penangkapan terhadap TA yang diduga sebagai pelaku tindak pidana pertolongan jahat (tadah) di Gedung Evakuasi Bencana Escape Building Lamjamee Banda Aceh.

“Saat kami lakukan penangkapan terhadap TA, ianya mengakui bahwa Handphone Samsung J1 tersebut diperoleh dari pelaku RNM, dan JJ (DPO) dan telah dijual kepada NN” kata Kapolsek.

Berkat informasi dari TA, unit Resintel Polsek Ulee Kareng kembali melakukan penangkapan terhadap NN di Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar dan berhasil menyita satu unit Handphone Samsung J1. Selanjutnya TA dan NN diboyong ke Polsek Ulee Kareng untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Sementara itu pelaku JJ masih dalam pengejaran Polisi.

Kapolsek Ulee Kareng AKP Vifa Febriana Sari, SH, SIK, MH menjelaskan RNM dan JJ (DPO) di persangkakan melanggar pasal 363 KUHP Jo UU RI No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara dan saat ini RNM dititip di Lembaga Penyelenggaraan Kesehjahteraan Sosial (LPKS) Banda Aceh untuk dilakukan pembinaan.

Sementara itu, lanjut Kapolsek untuk pelaku TA dan NN dipersangkakan melanggar pasal 480 KUHP Jo UU RI No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dengan ancaman hukuman 3 sampai 5 tahun penjara.

TA saat ini dititip di Lembaga Penyelenggaraan Kesehjahteraan Sosial (LPKS) Banda Aceh untuk dilakukan pembinaan dan Pelaku NN ditahan di Polsek Ulee Kareng Polresta Banda Aceh.

Sementara Kapolsek Ulee Kareng AKP Vifa Febriana Sari, SH, SIK, MH memberikan himbauan kepada masyarakat untuk selalu menjaga keamanan dan pihaknya juga mengingatkan untuk tidak teledor dimanapun berada khususnya saat meninggalkan rumah.

“Barang-barang yang ada dirumah sebaiknya disimpan ditempat yang paling aman, jika sedang berbelanja di pasar atau toko jangan lupa kunci motornya dan jaga barang-barang berharga yang dibawa seperti dompet atau hp.” pesan Kapolsek.

Share.

Leave A Reply