INGAT COVID, AYO PAKAI MASKER

Lagi Lagi…Tersangka Penggelapan Sepeda Motor dibekuk Sat Reskrim Polresta Banda Aceh

0

Tribratanewsrestabandaaceh.com – Opsnal Satuan Reserse Kriminal Polresta Banda Aceh, kembali membekuk tersangka penggelapan sepeda motor milik rekannya di Desa Keudah, Banda Aceh, Selasa (17/9/2019).

Tersangka penggelapan tersebut berinisial RI (25) yang merupakan salah satu warga di Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh, ianya menggelapkan sepeda motor jenis Honda Vario milik rekannya Ifdanu Ilham, warga Blang Oi, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Jumat (13/9/2019).

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH melalui Kasat Reskrim AKP M. Taufiq, SIK kepada tribratanewsrestabandaaceh.com mengatakan, pelaku membawa lari sepeda motor milik rekannya sendiri setelah diservice di salah satu bengkel di Ulee Lheue.

“Saat kejadian, korban Ifdanul berjumpa dengan tersangka di Desa Lampaseh Kota, Banda Aceh, saat itu korban diminta oleh tersangka untuk diantarkan ke Desa Neusu, Banda Aceh” kata M. Taufiq.

Kemudian, Lanjut Taufiq, sebelum tiba di tujuan, tersangka meminta korban untuk berhenti di Desa Lampaseh Kota, ia minta pinjam sepeda motor Vario tersebut dengan tujuan kerumah rekan tersangka, namun setelah ditunggu, tidak ada kabar berita serta tidak kembali lagi, korban merasa ianya telah di bohongi oleh tersangka sehingga melaporkan kepada kami.

Sesuai dengan Laporan Polisi Nomor LPB/414/IX/ YAN 2.5/2019/SPKT, tanggal 13 September 2019 yang dilaporkan oleh korban, kami menindak lanjuti kasus tersebut, dan berhasil mengamankan tersangka RI di Desa Keudah, Banda Aceh, Kata Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh.

“Pada saat kami lakukan pemeriksaan terhadap tersangka RI, ianya mengaku bahwa tersangka telah memberikan sepeda motor tersebut kepada KA, warga Simpang Tiga, Aceh Besar.

KA berhasil ditangkap oleh Tim Ranmor Sat Reskrim yang dipimpin oleh Iptu Bambang Junianto dikawasan Peunayong, Banda Aceh. KA diduga ikut serta menjual sepeda motor korban seharga 2 juta kepada salah satu warga di Nagan Raya. Dari hasil ikut serta menjual hasil kejahatan, KA mendapatkan imbalan senilai 230 ribu dari tersangka RI.

Saat ini kedua pelaku diamankan di Polresta Banda Aceh dengan satu unit barang bukti sepeda motor Vario milik Korban. Pasal yang dipersangkakan yaitu Pasal 372 KUHP dengan ancaman empat tahun penjara.

Share.

Leave A Reply