INGAT COVID, AYO PAKAI MASKER

POLRESTA BANDA ACEH TEMUKAN SEPMOR CURIAN DI KECAMATAN LHOONG ACEH BESAR

0

Tribratanewsrestabandaaceh.com – Tersangka pencurian sepeda motor Yamaha N-Max milik seorang pemancing ikan ditangkap oleh Opsnal Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Banda Aceh di Desa Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Senin (30/9/2019).

Dalam aksinya itu, tersangka Yusrizal (37), yang merupakan warga Lamdingin Banda Aceh melakukan aksi kejahatannya disaat korban Rasyidin warga Emperom Banda Aceh sedang mengambil kail atau gagang pancing di rumahnya, namun pada saat itu kondisi sepeda motor korban ditinggalkan dalam posisi menyala dengan jarak lima meter dari korban.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH melalui Kasat Reskrim AKP M. Taufiq, SIK kepada tribratanewsrestabandaaceh.com mengatakan tersangka saat melakukan aksinya menggunakan celana pendek dan baju warna kaos hitam.

“Korban melihat tersangka dengan kostum celana pendek dan baju kaos warna hitam melarikan sepmor kearah Lamjame” ujar Kasat Reskrim

Sesuai dengan laporan korban ke Polsek Jaya Baru, dengan nomor LP.B / 22 / IX / YAN.2.5 / 2019 /SPKT Polsek Jaya Baru, tgl 30 september 2019, kami melakukan penyelidikan keberadaan tersangka dan sepeda motor Yamaha N-Max nopol BL 5343 LBC, ungkap Taufiq.

Kasat Reskrim saat itu langsung menugaskan tim Opsnal Sat Reskrim Polresta Banda Aceh yang dipimpin oleh Kanit Dik VI Sat Reskrim Iptu Bambang Junianto dengan beberapa personel berhasil mengamankan tersangka yang dicurigai di Desa Lamdingin Banda Aceh.

Disaat dilakukan pemeriksaan oleh penyidik, tersangka mengaku sepeda motor yang dicuri disimpan di sebuah rumah milik
Mardiana di Lhoong Kabupaten Aceh Besar. Kemudian tim langsung bergegas menuju kelokasi dan Alhamdulillah berhasil mengamankan sepmor N-MAX tersebut, pungkas M.Taufiq,S.Ik

Saat ini tersangka dan satu unit barang bukti Yamaha N-Max BL 5343 LBC diamankan di Polresta Banda Aceh untuk diproses lebih lanjut. Tersangka dipersangkakan dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Share.

Leave A Reply