INGAT COVID, AYO PAKAI MASKER

BURONAN LP LAMBARO DITANGKAP POLISI, 32 BUNGKUS SABU BERHASIL DIAMANKAN

0

Tribratanewsrestabandaaceh.com – Tim gabungan Subdit 3 Jatanras Direktorat Kriminal Umum Polda Aceh dan Personel Opsnal Unit I Sat Reserse Narkoba Polresta Banda Aceh berhasil menangkap dua pemilik sabu dengan berat 7.11 gram dalam 32 bungkus plastik, Rabu (25/9/2019).

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH melalui Kasat Reserse Narkoba AKP Boby Putra Ramadan Sebayang, SIK kepada tribratanewsrestabandaaceh.com mengatakan, kedua tersangka tersebut diringkus oleh polisi setelah dilakukan penyelidikan.

” Personel berhasil menangkap dua orang tersangka setelah sebelumnya melakukan penyelidikan penyalahgunaan Narkotika jenis sabu yang terjadi di Wilayah Hukum Polresta Banda Aceh. Kedua tersangka tersebut berinisial FP dan FA ” kata Kasat Res Narkoba.

FP merupakan residivis tindak pidana narkoba. Tersangka yang juga salah satu Buronan Napi yang melarikan diri dari LP Lambaro, FP merupakan warga Desa Suak Awe, Aceh Barat. Sementara itu FA adalah orang yang menjual sabu kepada FP dengan harga Rp. 3.500.000,- , ujar Boby

Tersangka FP ditangkap oleh Tim Gabungan Subdit 3 Jatanras Direktorat Kriminal Umum Polda Aceh dan Personel Opsnal Unit I Sat Reserse Narkoba Polresta Banda Aceh di pinggir jalan Desa Geuceu Meunara, Banda Aceh Rabu, (25/9/2019) sekitar pukul 20.30 WIB.

Pada saat dilakukan penangkapan terhadap tersangka, di temukan barang bukti Narkotika jenis sabu berupa 32 (tiga puluh dua) buah bungkusan kecil dari plastik warna bening yang berisikan sabu dengan berat 7,11 Gram. Selain Narkotika jenis sabu juga ikut di sita barang bukti berupa Uang tunai sebanyak Rp.2.350.000, Kata Kasat.

“Saat di lakukan interogasi oleh petugas, tersangka mengakui bahwa barang bukti Narkotika jenis sabu tersebut adalah barang bukti milik tersangka yang di peroleh dengan cara di beli dari tersangka FA seharga Rp. 3.500.000 sebanyak satu sak ” Pungkas Boby Putra.

Polisi selanjutnya melakukan pengembangan terhadap tersangka FP guna mendapatkan tersangka FA yang turut memiliki dan mengedar sabu yang dijadikan barang bukti tersebut.

“Setelah mendapatkan informasi keberadaan tersangka FA, esok harinya tim gabungan melakukan penangkapan terhadap FA dirumahnya di Desa Lhang, Kecamatan Darul Kamal, Aceh Besar sekitar pukul 07.00 WIB” ujar Boby Putra.

Dari hasil penangkapan tersebut, FA mengakui ada menjual narkotika jenis sabu sebanyak 7.11 gram kepada FB sebanyak satu sak, namun saat dilakukan penangkapan, polisi tidak menemukan sabu dirumah FA.

Saat ini FP dan FA mendekam disel tahanan Polresta Banda Aceh. Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 112 ayat (2) Jo 114 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun hukuman penjara dan Maksimal 20 tahun.

Share.

Leave A Reply