INGAT COVID, AYO PAKAI MASKER

Trisno Riyanto, SH hadiri Pemusnahan Barang Bukti narkotika di Blang Padang

0

Tribratanewsrestabandaaceh.com -Kombes Pol Trisno Riyanto, SH selaku Kapolresta Banda Aceh ikut serta dalam kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika yang diamankan dari tersangka oleh BNN RI dilapangan Blang Padang Banda Aceh , Senin pagi (15/7).

Kegiatan bertemakan “Mewujudkan Transparanasi Penegakan Hukum pada Masyarakat” tersebut dihadiri oleh Komjen Pol Drs Heru Winarko selaku Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI). Dalam sambutannya, Jenderal Bintang tiga tersebut mengatakan Pemusnahan barang bukti narkotika kembali digelar BNN, Sejumlah barang bukti yang dimusnahkan dalam pemusnahan kali ini di antaranya 338.900 gram ganja, 52.004 gram sabu, dan 22.766 butir ekstasi. Pemusnahan yang digelar di Banda Aceh ini merupakan hasil dari dua ungkap kasus yang dilakukan oleh BNN pada bulan Mei 2019 Ialu.

Kepala BNN RI tersebut merincikan kronologis singkat dari kedua kasus tersebut yaitu Kasus Pertama
✓ Kasus ini merupakan pengungkapan yang dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat terkait adanya peredaran gelap narkotika golongan l jenis ganja. Petugas BNN kemudian melakukan penyelidikan di Daerah Kota Depok, Jawa Barat, Senin 6 Mei 2019, dan menemukan sebuah peti besar yang terbuat dari papan triplet tebal yang telah dibongkar di pinggir Jalan Bungur sekitar pukul 21.30 WIB.

Berdasarkan temuan tersebut selanjutnya petugas melakukan penggerebekan di sebuah rumah di Jalan Bungur dimana di depan rumah tersebut terdapat sebuah peti besar ditutupi plastik hitam dengan ukuran yang sama dengan yang ditemukan sebelumnya.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan 199 bungkus ganja kering dari peti besar di depan di rumah tersebut dan 140 bungkus ganja kering dari sebuah kamar yang ditempati. Sehingga total barang bukti yang berhasil diamankan petugas dalam kasus ini adalah sebanyak 339.000 gram ganja kering. Selain barang bukti, petugas juga mengamankan dua orang tersangka berinisial AY dan RSL. Saat ini kedua tersangka telah diamankan ke kantor BNN Pusat di Cawang, Jakarta Timur dan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1 ), dan Pasal 111 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, timpa Komjen Heru.

Pada Kasus Kedua, Kepala BNN RI mengatakan bahwa
✓ Kasus ini merupakan ungkap kasus yang dilakukan BNN di Kota Dumai, Provinsi Riau, pada hari Jumat 17 Mei 2019. Ungkap kasus berawal dari laporan masyarakat karena seringnya terjadi penyelundupan narkotika di daerah tersebut. Petugas BNN kemudian menindaklanjuti dan melakukan pengejaran terhadap sebuah mobil berkecepatan tinggi. Mobil tersebut pun sempat terhenti karena terhalangi oleh sebuah truk yang melintang di tengah jalan di daerah Sei Pakning Pelintung, Kota Dumai, Riau. Merasa curiga diikuti oleh petugas mobil tersebut kemudian berusaha untuk kabur. Para tersangka dengan kecepatan tinggi memundurkan kendaraannya sampai menabrak kendaraan petugas. Petugas Ialu mengeluarkan tembakan peringatan dan karena masih tidak diindahkan maka petugas melakukan tindakan terukur ke arah mobil tersebut.
Setelah mobil berhasil dihentikan, petugas pun mengamankan tiga orang tersangka berinisial HS, AR, dan IK dari dalam mobil tersebut. Selanjutnya dari hasil introgasi yang dilakukan, petugas manangkap tersangka R di jalan Lintas Duri Dumai, Riau di hari yang sama sekitar pukul 11.45 yang merupakan pengendali dalam jaringan ini. Adapun barang bukti yang disita dalam kasus ini yaitu 52.254 gram sabu dan 23.000 butir ekstasi.

Berdasarkan perbuatannya lanjut Heru Winarko para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Dengan melakukan pemusnahan barang bukti dari kedua kasus ini, setidaknya Iebih dari 35.000 jiwa terselamatkan dari bahaya penyalahgunaan Narkoba, pungkas Kepala BNN RI.

Selain Kepala BNN RI Komjen Pol Drs Heru Winarko, turut hadir H. Aminullah Usman, SE.Ak, MM (Walikota Banda Aceh), Brigjen TNI Achmad Daniel Chardien (Kasdam IM), Brigjen. Pol. Drs. Faisal Abdul Naser, MH (Kepala BNNP Aceh),  Muhammad Yusuf, SH, MH (Wakajati Aceh) Kombes Pol Muhammad Anwar Reksowidjojo (Direktur Reserse Narkoba Polda Aceh), Agus Thoib, SH (Kakanwil Kumham Prov Aceh), Kolonel Pnb Hendro Arief Herianto S.Sos (Komandan Lanud SIM), Mahdi Efendi, M. Si (Kepala Kesbang Pol Aceh), Rahmat Indrajaya (Direktur PT. Jakfa Compilt), Amanto, SH. MH (Kepala Bidang Penindakan dan Pemberantasan BNNP Aceh), Kombes Pol Trisno Riyanto, SH (Kapolresta Banda Aceh), Letkol. Inf. Catur Adi Siswoyo, S. IP (Kasdim 0101 BS), Faisal, S. STP (Asisten I Setda Kota Banda Aceh), Safwardi (Kakanwil Bea Cukai Prov Aceh), Zulkifli, A. PT (Kepala Balai POM Aceh), Hasnanda Putra, ST, SE. MM (Kepala BNNK Banda Aceh), A. Hanan, SP. MP (Kadis Pertanian Dan Perkebunan Aceh), Drs. Muhammad Raudhi, (Kepala Disperindag Aceh), Para Kepala Bidang BNNP Aceh, Para Kepala BNNK  Se Aceh.

Share.

Leave A Reply