INGAT COVID, AYO PAKAI MASKER

Personel Polresta Banda Aceh dan Jamaah Arafah Padati Masjid Taman Dianjong Merduati

0

Tribratanewsrestabandaaceh.com – Kombes Pol Trisno Riyanto, SH selaku Kapolresta Banda Aceh mengharapkan kepada seluruh warga masyarakat agar mengurangi permainan games online bagi anaknya.

Harapan ini ditegaskannya dalam sambutan Safari Subuh di Masjid Taman Dianjong, Merduati, Banda Aceh, Minggu pagi (17/11/2019).
Safari Subuh ini rutin dilakukannya bersama Komunitas Safari Subuh yang diinisiasi oleh Ustadz, Zul Arafah bersama para jamaahnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolresta menyampaikan apresiasi kepada komunitas safari subuh yang telah memakmurkan masjid, seperti program Safari Subuh ini harus terus berlanjut.

“Meski belum sebanyak jamaah shalat Jumat, suasana shalat subuh di masjid-masjid di Banda Aceh terlihat semakin bertambah. Hal itu disebabkan mulai tumbuhnya banyak komunitas yang keliling menunaikan shalat subuh berjamaah dengan masyarakat setempat” katanya.

Kombes Pol Trisno Riyanto, SH didepan para jamaah mengatakan saya akan memberikan sebuah informasi kepada para jamaah, beberapa waktu lalu di wilkum Polresta Banda Aceh, ada 10 kejadian pencurian di rumah kosong kurun waktu bulan Oktober.

“Maling atau tamu tak di undang hadir diperumahan penduduk, seluruh warga masyarakat apabila meninggalkan rumah, agar menitipkan pesan pada para tetangga demi kenyamanan” imbau Trisno.

Ini telah menjadi trend katanya lagi, kejadian ini terjadi di Banda Aceh dan Aceh Besar, para pelaku merupakan pemuda yang masih sangat muda, dan setelah dilakukan penyidikan, mereka mempergunakan hasil kejahatan kegunaan untuk bermain games Online.

Sementara itu, jika ada perkumpulan para pemuda dengan suasana lokasi riuh, maka warga masyarakat berhak menegurnya sesuai dengan peraturan, ajak orang tua di desa, jangan mengambil kesimpulan sendiri – sendiri, ini merupakan tugas warga setempat selain tugas Kepolisian, ujarnya.

Sekali lagi saya menghimbau agar tetap memantau anak anak dan alangkah baiknya melarang atau mengurangi anak bermain games online yang menyebabkan rusaknya iman dan rusaknya pikiran karena apabila sering bermain games online, maka kejahatan akan semakin meningkat, imbau Kapolresta.

 

Share.

Leave A Reply