INGAT COVID, AYO PAKAI MASKER

Kasat Binmas Polresta Banda Aceh Hadiri Kegiatan Gampong Sadar Kerukunan di Banda Aceh

0

Tribratanewsrestabandaaceh.com – Gampong Peunayong, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh dikukuhkan sebagai Gampong Sadar Kerukunan di Aceh tahun 2019. Sebelumnya, Kampung Mulia ditetapkan pada tahun 2017 dan Gampong Kuta Barat Kecamatan Sukakarya Sabang meraih pada tahun 2018.

Penetapan Gampong yang dihuni multi etnik ini dilakukan setelah melalui rangkaian penilaian oleh tim Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Pengukuhan Gampong Peunayong sebagai Gampong Sadar Kerukunan dilakukan oleh Walikota Banda Aceh, H Aminullah Usman SE Ak MM diwakili Staf Ahli dan penyerahan sertifikat oleh Kanwil Kemenag Aceh kepada keuchik Gampong Peunayong, Selasa (10/12/2019) di halaman Kantor Keuchik Peunayong, Banda Aceh.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan lintas Agama, diantaranya Kristen Katolik, Protestan, Budha, Hindu dan tokoh Islam di Banda Aceh. Hadir juga Kapolresta Banda Aceh yang diwakili oleh Kasat Binmas Kompol Faizal, Kapolsek Kuta Alam Iptu Miftahuda Dhiza Fezuono, SIK , Danramil 13/KA Kapten Inf Mutrisno serta unsur Forkopimda serta Perwakilan dari Kemenag Aceh.

Kata Aminullah yang dibacakan oleh Staf Ahli, pengukuhan Gampong sebagai Gampong Sadar Kerukunan ini merupakan lambang pengakuan atas keharmonisan kehidupan antar umat beragama di Banda Aceh.
Lanjutnya, sebagai ibukota provinsi, Banda Aceh diharapkan dapat menjadi model dan contoh bagi keteladanan keberagaman dan kerukunan yang ditopang dengan kuat oleh kearifan lokal.

Banda Aceh juga harus menjadi tolak ukur bagi kota-kota lainnya di Indonesia dimana penegakan Syariat Islam bukanlah alasan untuk bersikap otoriter, represif terhadap umat agama lainnya, untuk menindas, atau berlaku sewenang-wenang.

“Justru tujuan penegakan syariat Islam itu demi tercapainya kemashlahatan bagi seluruh kehidupan manusia. Syariat Islam juga mengatur bagaimana pergaulan dan penghormatan kepada ummat agama lainnya, tak peduli seorang manusia itu beragama apa atau berasal dari suku mana, sebab seperti kata Ali Radhiallahu’anhu (salah satu sahabat utama Nabi SAW) bahwa; engkau yang bukan saudaraku dalam iman, adalah saudaraku dalam kemanusiaan. Kita semua saudara dalam kemanusiaan dan kebangsaan,” tegas Aminullah.

Diakhir kegiatan, perwakilan dari Kemenang menyerahkan sertifikat Gampong Sadar Kerukunan kepada Keuchik Peunayong, Sabri.

Share.

Leave A Reply