Sedang Pesta Sabu, Tiga Wanita dan Dua Pria lainnya Di Bekuk Sat Resnarkoba Polresta Banda Aceh, Salah Satunya Suami Isteri

Tribratanewsrestabandaaceh.com – Personel Opsnal Unit I Sat Resnarkoba Polresta Banda Aceh kembali membekuk pasangan suami isteri dan satu wanita serta dua pria lainnya yang sedang pesta sabu – sabu  di Banda Aceh, Rabu siang (11/12/2019).

Mereka itu dibekuk di sebuah rumah di Desa Geuceu Kayee Jato, Banda Aceh. Keempat tersangka pengguna narkotika jenis sabu-sabu itu merupakan warga salah satu desa di Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh dan salah satunya berdomilisi di Kluet Aceh Selatan.

IYP (36) dan NSK (45) merupakan suami isteri yang menyediakan tempat pesta sabu – sabu dirumah mereka, barang haram tersebut merupakan milik DSS (34) yang dibeli pada Ujang yang ditetapkan sebagai DPO.

Berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan keresahannya terhadap tingkah laku para tersangka hampir setiap hari menggunakan barang haram tersebut. Mereka (warga) melaporkan ke Personel Sat Resnarkoba Polresta Banda Aceh bahwa para tersangka sering melakukan kegiatan dirumah IYP dan NSK.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH melalui Kasat Resnarkoba AKP Boby Putra Ramadan Sebayang, SIK kepada tribratanewsrestabandaaceh.com mengatakan, warga masyarakat sudah sangat resah terhadap kegiatan yang dilakukan oleh para tersangka.

“Kami langsung merespon laporan dari warga dan melakukan penyelidikan terhadap laporan tersebut, disaat kami melakukan penyelidikan, kami berhasil meringkus tersangka yang sedang pesta sabu – sabu” ujar Boby.

Kemudian, lanjutnya, kami juga menyita satu bungkusan plastik warna bening yang berisikan kristal warna putih dengan berat lebih kurang 0,08 gram, ini adalah sisa terakhir setelah dipergunakan oleh para tersangka, alat hisap sabu berupa bong yang terbuat dari botol minuman mineral Aqua, pada tutup nya telah terpasang dua buah pipet warna bening, kata Boby.

Selanjutnya, petugas juga menemukan dua buah pipa kaca, empat buah pipet warna bening, dua buah sumbu,dua buah mancis, satu buah kotak rokok merk magnum.

Petugas mengamankan tersangka sebanyak lima orang diantaranya, DSS (34), merupakan tenaga kontrak, IYP (36) merupakan suami dari NSK (45), SH (55) berprofesi sebagai tukang pijat dan CF (26) merupakan ibu rumah tangga asal Kluet Utara, Aceh Selatan.

Sementara itu, pada saat dilakukan interogasi oleh penyidik, DSS mengakui bahwa barang haram tersebut miliknya yang dibeli dari Ujang (DPO) seharga 250 ribu pada hari Rabu (11/12/2019) di kawasan pinggiran Krueng Neng Banda Aceh.

Pada saat di lakukan penangkapan kelima tersangka tersebut sedang melakukan pesta sabu di dalam rumah tersebut tepat nya di dalam sebuah rumah kosong. Dari kelima tersangka tersebut dua orang tersangka yang bernama IYP dan NSK berstatus pasangan suami istri.

Kelima tersangka, dijerat Pasal 112 ayat (1) jo Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 127 ayat (1) huruf a, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *