INGAT COVID, AYO PAKAI MASKER

Pripol Unsyiah Luncurkan Hasil Survey Kepuasan Masyarakat Layanan Polresta Banda Aceh

0

Tribratanewsrestabandaaceh.com – Survey kepuasan layanan terhadap masyarakat oleh kepolisian yang dilakukan oleh Tim Pusat Riset Ilmu Kepolisian (Pripol) Unsyiah Banda Aceh yang selama ini dilakukan, baik di Polresta Banda Aceh maupun di Jajaran Polsek Polresta Banda Aceh,  telah sampainya pengumuman hasil kepuasan.

Hal ini dibuktikan dengan digelarnya hasil kepuasan masyarakat oleh Pusat Riset Ilmu Kepolisian (Pripol) Unsyiah Banda Aceh yang diketuai oleh Ketua Tim Penelitian SKM dari Pripol Unsyiah Dr. Muhammad Gaussyah SH. MH di Gedung Mawardi Nurdin, lantai 4, Balai Kota Banda Aceh, Selasa (17/12/2019).

Ketua Panitia Pelaksana Survey Kepuasan Masyarakat Layanan Kepolisian di Polresta Banda Aceh dan jajaran tahun 2019, Kompol Muhayat Effendie, SH, MH dihadapan tamu undangan mengatakan, bahwa kegiatan survey ini didasarkan inisiatif Kapolresta Banda Aceh.

“Kegiatan ini karena Inisiatif Kapolresta Banda Aceh dalam rangka meningkatkan kapasitas kinerja personel Polresta Banda Aceh dalam bekerja dan melayani masyarakat secara baik dan benar sesuai dengan harapan masyarakat serta harapan pimpinan Polri yang Profesional modern dan terpercaya (Promoter) menuju standar pelayanan yang mengarah kepada pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani ( WBK/WBBM)” Ujar Muhayat.

Selanjutnya, Kabag Ren mengatakan, Kapolresta Banda Aceh meminta asistensi pada Pusat Riset Ilmu Kepolisian Unsyiah, untuk melaksanakan penilaian yang independent terhadap kinerja yang dilakukan oleh Satker dan Jajaran Polsek di Polresta Banda Aceh.

“Kami juga melakukan koordinasi terkait administrasi, pertanggung jawaban kegiatan, pembuatan Protokol penelitian, rangkaian acara kegiatan survei, Field research, cleaning, coding, input data, analisis data, penulisan laporan, dan launching” Kata Kabag Ren lagi.

Adapun satker yang di nilai meliputi Satuan Lalu Lintas, Satuan Intelkam, Satuan Reserse Kriminal, Satuan Reserse Narkoba, Satuan Binmas, dan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu serta 18 Polsek di jajaran Polresta Banda Aceh dengan melibatkan pihak internal dan eksternal dari masyarakat, tuturnya lagi.

Sementara itu, hasil dari penilaian pelanyanan publik ini mendapat kan hasil 3 (tiga) terbaik tingkat Satker dan 3 (tiga) terbaik tingkat Polsek, pungkasnya diakhir sambutan.

Sementara itu, Dr. Muhammad Gaussyah SH. MH selaku Ketua Tim Penelitian SKM dalam memaparkan hasil survey nya mengatakan, ini merupakan kegiatan pertama di Indonesia.

“Polresta Banda Aceh yang meliputi Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, ini luar biasa, masyarakat di dua kabupaten / kota ini  yang telah bekerjasama dengan kami dalam melakukan penilaian terhadap pelayanan Kepolisian selama ini sehingga mendapatkan hasil yang memuaskan”, kata Dr. Muhammad Gaussyah.

Beberapa pelayanan Publik yang di Kepolisian, contohnya di pelayanan Lalulintas, SKCK di Sat Intelkam , SPDP di Sat Reskrim, Surat Kehilangan di SPKT merupakan pelayanan yang sudah sering dihadapi oleh masyarakat, ucapnya.

Kombes Pol Trisno Riyanto, SH, selaku Kapolresta Banda Aceh dalam sambutannya mengatakan, Saya selaku Kapolresta Banda Aceh mengucapkan terima kasih Sebesar besarnya kepada Universitas Syiah Kuala khususnya Pusat Riset Ilmu Kepolisian Unsyiah yang telah membantu Polresta Banda Aceh melaksanakan Survei Kepuasan Masyarakat Layanan Publik Kepolisian di Polresta Banda Aceh dan Jajaran Tahun 2019.

“Seraya memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, saya menyambut baik dan mengapresiasi atas terbitnya buku “Persepsi Masyarakat Terhadap Layanan Publik Kepolisian di Polresta Banda Aceh dan Jajaran Tahun 2019”, yang dapat dimanfaatkan untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan publik kepolisian” Kata Kapolresta.

Dengan demikian, lanjutnya , diharapkan akan dapat terwujudnya Polri yang profesional, modern, dan terpercaya (Promoter) menuju Indonesia maju.

Survei kepuasan masyarakat layanan publik dilakukan dengan mengacu kepada Keputusan Menteri Pemberdayaan aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 14 tahun 2017 tentang Pedoman Survei Kepuasan Masyarakat Terhadap Penyelenggara Pelayanan Publik dengan mengukur 9 (sembilan) unsur layanan publik, Kata Trisno dihadapan tamu undangan.

“Survei kepuasan masyarakat meliputi Satuan Lalu Lintas, Satuan Intelkam, Satuan Reserse Kriminal, Satuan Reserse Narkoba, Satuan Binmas, dan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu serta 18 Polsek di jajaran Polresta Banda Aceh dengan melibatkan pihak internal dan eksternal dari masyarakat yang terdiri dari 1.252 responden di seluruh wilayah hukum Polresta Banda Aceh” sambung Trisno.

“Nilai rata-rata Indeks Kepuasan Masyarakat layanan publik tingkat Polresta tahun 2019 adalah 84,75 dengan kategori BAIK. Nilai indeks kepuasan masyarakat Polresta Banda Aceh berada di atas Indeks Kepuasan Masyarakat rata-rata nasional yaitu 82,77” tutur Trisno.

Beberapa waktu yang lalu, Polresta Banda Aceh menerima penghargaan dari Menpan RB RI dengan hasil Sangat Baik dan kedepan kita akan melakukan yang terbaik sehingga menjadi Pelayanan Prima, Kata Kapolresta.

Oleh karena itu, saya menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pimpinan Pusat Riset Ilmu Kepolisian Universitas Syiah Kuala, para peneliti, dan tim Polresta Banda Aceh yang telah bekerja dengan sungguh- sungguh hingga dihasilkan Indeks Kepuasan Masyarakat layanan publik tingkat Polresta Banda Aceh Tahun 2019 yang tentunya sangat bermanfaat bagi Polri, khususnya dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik kepolisian dalam mewujudkan tata kepolisian yang baik (Good Policing Governance) dan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance).

Selaku pimpinan Polrersta Banda Aceh, saya mempunyai harapan agar buku ini dapat memperkaya khasanah dan referensi serta menjadi sumber informasi dan acuan bagi para pembaca, khususnya para Kepala Kesatuan baik di tingkat Polresta maupun tingkat kewilayahan serta menjadi bacaan yang bermanfaat dan berdayaguna bagi semua pihak.

“Atas bantuan, dorongan, kerjasama, dan doa-doa yang telah dipanjatkan, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar- besarnya  sehingga kegiatan Survei Kepuasan Masyarakat Layanan Publik Kepolisian di Polresta Banda Aceh Tahun 2019 berjalan dengan sukses” Kata Trisno di akhir dari sambutan.

Kemudian, Ketua Alumni Unsyiah  selaku Penasehat Pripol Unsyiah , Sulaiman Abda mengatakan siapa saja yang mengabdi di Provinsi Aceh ini, seperti Kapolresta Banda Aceh akan lahir Bintang di Polda dan akan menjadi orang nomor 2 di Provinsi ini.

Survey ini sangat diperlukan, dan hari ini Walikota dan Kapolresta memberikan Reward kepada Pripol dan saya selaku Penasehat pripol, mengucapkan terima kasih banyak atas kepercayaan kepada kami.

Saya minta kepada Walikota Banda Aceh, Kapolresta Banda Aceh dan Pimpinan DPRK,  agar kedepan di Pusat Study dapat melaksanakan survey menyangkut persoalan pembangunan di Banda Aceh dan saya atas nama Dewan Penasehat mewakili Pembina mengucapkan ribuan terima kasih atas kepercayaan terhadap Pusat Penelitian Pripol Unsyiah, tutur Sulaiman.

Sementara itu, Walikota Banda Aceh, H. Aminullah Usman, SE, Ak, MM mengatakan, terima kasih atas pemberian pelayanan terbaik dari Polresta Banda Aceh kepada masyarakat Kota Banda Aceh dan sebagian dari Kabupaten Aceh Besar.

Apresiasi kepada Kapolresta yang telah meraih hasil 84,75 dengan kategori BAIK dan Polresta yang telah mampu memberikan pelayanan publik di tingkat Nasional, hal ini merupakan hasil kerja keras dan kekompkan dari Polresta dan Polsek jajaran, ujar Aminullah.

Kota Banda Aceh juga mendapatkan penghargaan, ini ada nilai dukungan dari Polresta begitu juga sebaliknya, saya mendapatkan penghargaan sebagai Pembina terbaik ditingkat Nasional, sambung Aminullah.

Kita baru saja mendapat penghargaan dari Menkum Ham RI yang masuk dalam kategori  yang mampu peduli hak azasi di tingkat nasional tahun 2019, ini apa yang sudah dilakukan oleh Polresta dan Pemko Banda Aceh merupakan kerjasama yang baik berkat pelayanan Publik yang berkeadilan, ini tidak bisa dipungkiri, karena berbagai Prospek yang dilakukan oleh tim tertentu.

Dari 514 Kabupaten se Indonesia, Banda Aceh mendapat Rangking 3 di Indonesia setelah 2 Kota lainnya di Indonesia. Kita akan masuk ke zona integritas, maka tidak boleh berhenti dan terus memperbaiki apa yang dibutuhkan, pinta Walikota.

Langkah – langkah  yang diperlukan, seperti tahun 2018, Banda Aceh ini diundang oleh Mempan RB RI untuk membuat komitmen pembangunan Mal Pelayanan Publik, dan dari dasar itu, kita telah melibatkan 22 Instansi di lokasi dengan berbagai pelayanan, tutur Aminullah

Kepada pak Gausyah, kita perlu kerjasama dengan baik untuk membantu penilaian terhadap kinerja Pemerintah Kota Banda Aceh kedepan, kita semua merupakan pelaku pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik, dan kita memohon kepada Pimpinan DPRK untuk mendukung kinerja Pripol agar dapat bekerjasama dengan pemko Banda Aceh, pungkas Aminullah Usman.

Peluncuran hasil Survey Kepuasan Masyarakat (SKM) Layanan Kepolisian Polresta Banda Aceh dan jajaran dilakukan oleh Kapolresta Banda Aceh yang didampingi oleh Penasehat Pripol Unsyiah Banda Aceh, Walikota Banda Aceh, Ketua Riset Ilmu Kepolisian Unsyiah Banda Aceh dan Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Banda Aceh serta Unsur Forkopimda lainnya.

Sebelum kegiatan berakhir, Panitia kegiatan melakukan pengumuman Hasil Survey Kepuasan Masyarakat dan memberikan penghargaan kepada Polsek dan Subsatker yang berhasil masuk dalam kategori terbaik.

Adapun hasil yang diumumkan dan penyerahan piagam sebagai berikut :

Peringkat I Polsek Kuta Alam yang diserahkan oleh Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto, SH.

Peringkat II Polsek Darul Imarah yang diserahkan oleh Penasehat Pripol Unsyiah Sulaiman Abda.

Peringkat III Polsek Ingin Jaya yang diserahkan oleh Walikota Banda Aceh H. Aminullah Usman, SE, Ak, MM.

 

Sementara itu, untuk Sub Satker yang mendapatkan penilaian terbaik dan pembagian piagam diantaranya :

Fungsi Reskrim Peringkat I diserahkan oleh Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Isnaini

Fungsi Binmas Peringkat II diserahkan oleh Ketua Ombudsman RI Perwakilan Banda Aceh Dr. Taqwaddin, SH, M.Si

Fungsi Intelkam Peringkat III diserahkan oleh Ketua Pengadilan Negeri Banda Aceh Ainal Mardhiah, SH. MH

Setelah pembagian Piagam, dilanjutkan dengan sesi foto bersama .

Share.

Leave A Reply