INGAT COVID, AYO PAKAI MASKER

Subuh Keliling Polresta Banda Aceh Di Ikuti Ratusan Jamaah dari Berbagai Instansi

0

Tribratanewsrestabandaaceh.com – Polresta Banda Aceh sudah dua tahun menggalakkan program safari subuh keliling. Program safari subuh keliling akhir tahun 2019 ini dilaksanakan Minggu, (29/12/2019) di Masjid Baitul Musyahadah atau lebih dikenal dengan masjid Meukeutop.

Kegiatan subuh keliling ini, dilaksanakan oleh personel Polresta Banda Aceh, Kasdam IM, Dandim IM, Wakil Walikota Banda Aceh, Para SKPK, personel TNI, Karyawan BUMN, Karyawan BUMD, Para Santri Dayah, Komunitas Subuh keliling dan Jamaah Arafah serta jamaah tetap masjid Baitul Musyahadah.

Masjid yang terkenal dan memiliki ciri khasnya sendiri berada di Jalan Teuku Umar, Geuceu Kayee Jato, Banda Raya, Kota Banda Aceh.

Hal yang unik dan menjadi daya tarik dari masjid ini yaitu terletak pada bagian kubahnya. Dimana kubah tersebut sangat mirip dengan Kupiah Meukuetop atau kopiah tradisional dari Aceh. Kopiah tersebut sering digunakan oleh pahlawan Nasional Teuku Umar pada saat memimpin perjuangan rakyat Aceh ketika melawan penjajahan Belanda. Maka tak heran masjid Baitul Musyahadah lebih dikenal oleh masyarakat sekitar dengan nama Masjid Teuku Umar. Dengan bentuk kubahnya yang seperti itu, maka masjid tersebut berbeda dengan beberapa masjid lainnya dimana sebuah kubah masjid biasanya hanya berbentuk bundar atau kubah seperti umumnya.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH dalam sambutannya pada safari subuh mengatakan, terimakasih kepada Badan Kemakmuran Masjid yang sudah memberikan kesempatan untuk melaksanakan shalat subuh

“Kepada seluruh jamaah yang telah datang untuk melaksanakan subuh berjamaah, saya mengucapkan terima kasih, masih ada saudara kita belum terbangun, kita doakan nantinya akan bersama kita” kata Kapolresta.

Saya sangat senang bersama TNI dan masyarakat, yang sering membantu saya untuk menjaga keamaan di Banda Aceh ini, dan di akhir tahun 2019 ini , alhamdulillah guantibmas menurun dari 2018, sambungnya.

Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi menjaga keamanan, pemilu dengan berbagai dimnamika , dengan subuh berjamaah, dan sampai saat ini, Kota Banda Aceh sangat aman dan tentram, ujar Kapolresta.

Adapun tujuan kegiatan ini dalam rangka menjalin ukhuwah islamiyah dan penguatan syariat islam di kota Banda Aceh sert menjalin kekerabatan, kerjasama dibidang kamtibmas, pungkas Kapolresta

Kegiatan shalat subuh keliling ini, diisi tausyiah oleh Ustad Kondang Feri Idham, Lc asal Pekan Baru, Riau.

“Dalam kehidupan sehari-hari kita ummat islam di anjurkan oleh Rasullah untuk menjauhi sifat iri dengki, sifat takabur sehingga kita bisa selamat dalam beribadah” kata sang ustad.

Selanjutnya dalam kehidupan sehari-hari juga kita dilarang memutuskan silaturrahmami sesama, karena jika memutus tali silaturrahmi sesama keluarga dan kaum muslimin maka kita tidak akan diterima ibadah oleh Allah, sambungnya lagi.

Maka dari itu mari kita kumpulkan amal ibadah kita untuk bekal kita di hari kiamat, jangan hanya kita kumpul kan harta karena harta itu tidak kita bawa kesana, tambah nya.

Ustad mengatakan, ada beberapa kategori mati syahid tanpa azab kubur yang dikatakan oleh Rasulullah, diantaranya mati dalam dahinya berkeringat, mati karena tenggelam, mati dalam keadaan hamil, mati dihari jum’at atau malam jum’at, dan mati yang mengucapkan kalimah Lailah illallah.

Kemudian orang yang masuk neraka adalah orang yang memakan riba, karena riba itu sangat dilarang oleh Allah. Selanjutnya yang masuk neraka lagi orang-orang yang durhaka kepada kedua orang tua sewaktu hidup, tuturnya.

Diakhir kegiatan safari subuh, panitia pelaksana membagikan hadiah berupa piala kepada para santri

Share.

Leave A Reply