Merasa Bukan Anaknya, Pelaku Serahkan Bayi Kepada Orang Lain, 2 Pemuda ini Ditangkap Polisi

Tribratanewsrestabandaaceh.com – Dua pelaku serahkan bayi dua bulan kepada bukan orang tuanya berhasil ditangkap Unit Reserse Kriminal Polsek Kuta Alam, Banda Aceh, Selasa (24/12/2019) sore.

Pelaku YS (36) berprofesi sebagai tukang kayu ditangkap dikawasan Seutui, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh. Sedangkan BS (15) masih bersatus pelajar ditangkap dikawasan Punge Blang Cut, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH melalui Kapolsek Kuta Alam Iptu Miftahuda Dizha Fezuono, SIK kepada tribratanewsrestabandaaceh.com mengatakan, pasca kejadian hebohnya kasus ditemukan bayi, pihaknya melakukan penyelidikan secara marathon.

“Kami mendapatkan informasi penemuan bayi oleh warga masyarakat di Jalan Kenari No.2 Gampong Keuramat, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh pada jam 07.45 WIB, dan selanjutnya melakukan penyelidikan secara marathon” ujar Dizha.

Warga masyarakat, Ichsan Nurchairy, bersama Isterinya Novi Diana dan tetangganya Lena melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Polsek Kuta Alam, tidak lama kemudian kami langsung melakukan penyelidikan terhadap pelaku, kata Dizha.

Menurut keterangan Ichsan Nurchairy, lanjut Dizha, ianya mengenal salah satu pelaku yaitu YS, kemudian Unit Reskrim Polsek Kuta Alam melakukan peyelidikan terhadap pelaku yang menyerahkan bayi berusia dua bulan tersebut.

Pada saat tersebut, Saksi mengatakan ianya sedang membuang sampah disamping rumah, tiba – tiba melintas satu unit Sepeda Motor warna biru dengan type Shogun, menyerahkan anak bayi yang berusia dua bulan tersebut kepada dirinya, tutur Kapolsek.

“YS saat itu bersama serang anak kecil (BS) yang diboncengnya, kemudian YS menyerahkan seorang bayi kepada kepada Ichsan sambil berkata “ini anak bapak, mirip bapak” lalu Ichsan mengatakan “bukan anakku itu”, Ichsan pada saat tersebut  tidak menerima bayi yang dibawanya, beberapa saat kemudian, BS meletakkan bayi dipinggir jalan depan rumah Ichsan dan langsung pergi, Ungkap Dizha mengutip keterangan saksi Ichsan.

Bayi yang sudah diberi nama Asmaul Husna tersebut kemudian serahkan kepada kepala dusun di Gampong Keuramat, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh.

Beberapa jam kemudian, Unit Reskrim Polsek Kuta Alam berhasil menangkap kedua pelaku dengan lokasi yang berbeda. Polisi mengamankan barang bukti berupa kain bedung dan satu unit sepeda motor merk Suzuki type Shougun BL 3472 AM sebagai alat bantu dalam tindak pidana tersebut.

Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka, YS mengaku bahwa bayi tersebut merupakan anak kandung nya dan saat ini sedang di observasi kesehatan di salah satu Rumah Sakit di Banda Aceh.

Sementara itu, pihak Polsek Kuta Alam melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Kota Banda Aceh guna penanganan lanjut terhadap bayi tersebut, sementara tersangka BS karena masih dibawah umur telah dilakukan koordinasi dengan LPKS.

Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 305 KUHP tentang barang siapa menempatkan anak yang berumur di bawah tujuh tahun untuk ditemukan atau meninggalkan anak itu dengan maksud untuk melepaskan diri daripadanya, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun
enam bulan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *