INGAT COVID, AYO PAKAI MASKER

Polresta Banda Aceh Gelar Apel Pengamanan Malam Tahun Baru 2020

0

Tribratanewsrestabandaaceh.com – Di penghujung tahun 2019, Polresta Banda Aceh dan TNI serta Instansi terkait lainnya melaksanakan Apel Pengamanan malam tahun baru 2020. Kegiatan ini dilaksanakan di Halaman Polresta Banda Aceh, Selasa (31/12/2019) malam.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto, SH dalam sambutan mengatakan kegiatan kita malam ini dalam rangka Operasi Lilin Rencong 2019.

“Selain malam tahun baru 2020 sesaat lagi, kita juga banyak objek yang harus diamankan di wilayah Banda Aceh” kata Kapolresta.

Tempat keramaian, tempat wisata, dan gereja tentunya harus diamankan , ini menjadi tugas kita bersama dimana kegiatan masyarakat dalam rangka menuju dan kembali dari gereja atau lainnya harus dilakukan pengamanan, kata Trisno.

Saya minta dalam pelaksanaan nantinya kita hadir semua, dan tunjukkan kepada masyarakat bahwa kita menjaga supaya kota Banda Aceh aman dan baik, tutur Trisno.

Dalam melakukan koordinasi apabila terdapat permasalahan dengan warga masurakat, agar melakukan koordinasi dengan Kabag Ops dan akan dilakukan koordinasi pada tingkat tinggi yaitu Unsur Forkopkmda, kata Trisno

Unsur Forkopimda sudah memiliki himbauan Nataru 2020, ini merupakan himbauan yang harus dilaksanakan oleh masyarakat,
Artinya jika ada masyarakat melanggar himbauan tersebut, nantinya dapat ditindak dengan prefentif yaitu tindakan awal, imbau Trisno.

Mudah-mudahan apa yang kita lakukan saat ini bernilai sebuah ibadah, karena kita menjaga masyarakat agar dapat beraktivitas dengan baik, pungkas Trisno.

# Kapolresta Hadiri Apel Unsur Forkopimda di Balai Kota.

Dalam kegiatan apel pengamanan bersama unsur forkopimda, Kapolresta Banda Aceh ikut serta dalam kegiatan tersebut.

Walikota Banda Aceh, H. Aminullah Usman, SE, Ak, MM mengatakan kita malam ini akan mengawal kegiatan masyarakat agar tidak hura – hura, dan yang bertentangan dengan adat istiadat kita, mari bersama harus jeli dalam melihatnya.

“Tugas kita bersama agar ini tidak terjadi di Kota Banda Aceh, kita sebentar lagi akan memasuk tahun 2020 dan harus dipantau dikawasan titik rawan, diantaranya simpang 5, dan jembatan pante perak, Flay Over, Ulee Lheue dan lainnya” tutur Walikota.

Unsur Forkopimda, katanya , akan melaksanakan patroli bersama dan jika ada komunitas yang ingin melakukan patroli, dan didapatkan yang betentangan agar disampaikan kepada kami, tegas Aminullah.

Karena waktu sudah mendekati pelaksanaan tahun baru, kita akan berkumpul nantinya di kawasan simpang lima untuk memantau kegiatan para masyarakat, ajak Aminullah.

# Kapolresta Banda Aceh bersama Unsur Forkopimda Dialog dengan RRI Banda Aceh

Kapolresta memberikan arahan secara umum, situasi keamanan dan ketertiban di Banda Aceh sangat Kondusif, dapat digambarkan selama 1 tahun yang lalu, kita tidak ada konflik yang mendasar.

“Tahun 2018 silam, ada hiruk pikuk permasalahan pemilu, namun untuk Kota Banda Aceh dapat diatasi semuanya dengan bantuan instansi dan lembaga terkait” ujar Kapolresta.

Sementara itu, ganguan Kamtibmas tahjn 2018 sebanyak 1780 Kasus, namun tahun 2019, kejadian sebanyak 1480 Kasus, artinya menurun sangat drastis sehingga kita katakan kemaman di Banda Aceh sangat Kondusif, tutur Trisno.

Terkait dengan pergantian malam tahun baru, lanjutnya, kita bersama Unsur Forkopimda bersama – sama mengawal bagaimana kegiatan berjalan dengan aman dan dipastikan karena Forkopimda telah mengeluarkan himbauan Nataru, dan ini m telah dilaksanakan oleh masyarakat dengan menjamin ketertiban dan tolenransi.

Dalam Operasi Lilin Rencong 2019, merupakan Operasi terpusat dimulai sejak dari 23 Desember 2019 sampai 1 Januari 2019, kata Trisno.

“Sarasaran dalam operasi ini, diantaranya pengamanan Gereja, pusat perbelanjaan, tempat wisata, jalur penyeberangan, bandara dan pelabuhan dan untuk pengamanan tersebut kita telah mendirikan pos pengamanan dan pos pelayanan di 4 gereja” kata Trisno.

Sementara itu, personel yang melaksanakan pengamangan dilaksanakan oleh TNI Polri, sementara untuk dipos pelayanan dilaksanakan oleh instansi terkait, lanjutnya lagi.

Untuk Pos pelayanan di Banda Aceh ada 2, yaitu di Bandara dan pelabuhan Ulee Lheue, dan pos pengamanan ada 4 yaitu di gereja.
Sementara itu tempat wisata ada Banda Aceh diantaranta di PLTD Apung, Museum Tsunami dan ini dilaksanakan oleh Personel Polresta, pungkas Trisno.

Kemudian , personel yang dilibatkan falam operasi lilin rencong 2019 sebanyak 480 personel, semoga Banda Aceh menjadi Gemilang dalam Bingkai Syariat dan kita sangat mendukung program Walikota Banda Aceh, Kata Trisno diakhir sambutan.

Share.

Leave A Reply