INGAT COVID, AYO PAKAI MASKER

Polsek Darul Imarah Tangkap Pelaku Pencuri Sepeda Milik Anggota Polri Beserta Penadah Dan Barang Bukti

0

Tribratanewsrestabandaaceh.com – Awal tahun 2020 Personel Polsek Darul Imarah mengungkap kasus pencurian sepeda merk Pacific milik warganya. Pengungkapan tersebut dilakukan pada hari Rabu, (1/1/2020) pagi bermula di warung kopi KW desa Lambheu, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Opsnal dan Personel Polsek Darul Imarah menangkap MN alias Sini (29) yang diduga sebagai pelakunya.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH melalui Kapolsek Darul Imarah Iptu Suriya, S.Pd.I dalam konferensi pers mengatakan, penangkapan terhadap tersangka MN karena mencuri sepeda.

“Dalam pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan lima orang tersangka yang terdiri dari empat orang pelaku pencurian serta seorang penadah hasil curian tersebut. Bahkan, kuat dugaan para pelaku beraksi sejak tahun 2017 lalu” kata Kapolsek.

“Kasus yang dilaporkan para korban sejak bulan Desember 2019 kemarin, sekitar 7 laporan yang sudah masuk, dilakukan penyelidikan dan akhirnya para pelaku beserta penadah kita tangkap,” ujar Kapolsek saat konferensi pers.

“Tersangka MN ini diketahui terakhir beraksi di rumah seorang anggota Polri yakni Saiful Anwar (27), warga Gampong Gue Gajah,” kata mantan Kapolsek Sukamakmur Polres Aceh Besar ini.

Setelah melakukan pengembangan, tim Unit Reskrim dan Unit Intelkam Polsek Darul Imarah menangkap penadah berinisial BS (40), warga Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar. Selain itu, juga diamankan tiga pelaku pencurian lainnya yakni MN alias Sing (37), MZ (37) serta AZ (41) yang juga merupakan warga Aceh Besar.

“Ada banyak barang bukti yang kita amankan, seluruh barang bukti kita temukan di sebuah kandang ayam yang selama ini memang dijadikan sebagai tempat penyimpanan barang curian itu,” katanya.

Dalam beraksi, para pelaku biasa selalu memantau keadaan tempat yang telah ditargetkan untuk mencuri. Pemantauan ini, lanjut Kapolsek, dilakukan para pelaku dengan berpura-pura menyetrum ikan atau sekedar jalan-jalan.

“Mereka bekerja sendiri atau berdua, tetapi diberikan ke satu penadah. Untuk tersangka NS merupakan residivis pencurian ban mobil tahun 2009 lalu di Darul Imarah, saat ini tersangka masih diamankan bersama barang bukti dan masih diproses lanjut,” tambahnya.

Untuk diketahui, barang bukti yang diamankan dalam kasus ini berupa sejumlah mesin pompa air, mesin potong rumput, belasan handphone, laptop, sepeda, mesin potong kayu, mesin gerinda dan masih banyak mesin serta barang lainnya.

“Para pelaku dijerat Pasal 363 dan Pasal 480 untuk penadah, dimana mereka terancam hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 7 hingga 9 tahun penjara,” tutup Iptu Suriya.

Share.

Leave A Reply