Komunitas Pengendara Ojol Galang Dana Untuk Pengobatan Sulthan Korban Tabrak Lari

Tribratanewsrestabandaaceh.com – Para pengendara ojek online yang tergabung dalam Komunitas Ojol (Ojek Online) melakukan audensi dengan Kapolresta Banda Aceh di Mapolresta Banda Aceh, Kamis (5/3/2020) siang.

Audensi tersebut sekaligus silaturrahmi dengan Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto, SH.

Dalam melakukan audensi, salah satu pengurus dari Ojek Online, Dedy Mubarakh mengatakan bahwa para pengendara dalam komunitas Ojol Banda Aceh dan sekitarnya akan melaksanakan penggalangan dana.

“Penggalangan dana ini bertujuan untuk membantu biaya bagi rekan kami yang saat ini sedang terbaring di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin Banda Aceh akibat ditabrak oleh pengemudi mobil Toyota Avanza beberapa malam lalu di Banda Aceh,” ujarnya.

Menyangkut kejadian pelanggaran lalulintas terhadap M. Sulthan yang kondisniya saat ini memburuk dan kondisi tulang seperti patah tebu serta kepala mengalami pendarahan, hal ini kami sepakat untuk melakukan penggalangan dana di jalan raya, tutur nya.

“Harapan kami, Kapolresta Banda Aceh dapat memberikan izin untuk kami melakukan penggalangan dana di badan jalan raya demi membantu sahabat kami yang sedang dilanda musibah, harapnya.

Sementara itu, Kapolresta Banda Aceh menyambut baik kedatangan para pengendara Ojek Online untuk bersilaturrahmi dengan nya.

“Terimakasih atas kedatangnya ke Polresta Banda Aceh dan ini merupakan suatu kebanggan bagi kami untuk melakukan audiensi terkait kasus kecelakaan yang dialami oleh rekan kita yang saat ini sedang terbaring di rumah sakit,” ucap Kapolresta.

Terkait dengan kecelakaan tabrak lari di jalan Tgk. M. Daud Beureueh, secara aturan yang dilakukan oleh kepolisian ada dua proses tindak pidana, yaitu Pencurian dan Pelanggaran lalulintas, sebut Trisno.

“Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan terhadap tersangka, apakah ada melakukan tindak pidana di wilayah lainnya dan kemudian dilanjutkan dengan perkara kecelakaan lalulintas. Untuk ini, kita lakukan penahanan dan masalah kemanusiaan akan dilakukan komunikasi antara pelaku dengan keluarga korban, namun proses hukum tetap berjalan” Pungkas Trisno

Saat ini, tersangka dilakukan penahanan di sel Mapolresta Banda Aceh, harapan saya, agar rekan – rekan ojol dapat mengawal perkara ini, dengan kejadian ini agar saling memberikan informasi apabila ada kasus apapun, harap Trisno kepada para ojol.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *