INGAT COVID, AYO PAKAI MASKER

Polresta Banda Aceh Gelar Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat Rencong 2020 Dengan Instansi Terkait

0

Tribratanewsrestabandaaceh.com – Polresta Banda Aceh menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan Pengamanan Operasi Ketupat Rencong Tahun 2020 dalam rangka pengamanan dengan jajaran dan Instansi terkait dalam masa situasi pandemi covid 19 di ruang Aula Machdum Sakti Polresta Banda Aceh, Senin (4/5/2020).

Kegiatan tersebut dipimpin Wakapolresta Banda Aceh AKBP Satya Yudha Prakasa, SIK didampingi  Walikota Banda Aceh H. Aminullah Usman, SE Ak, MM dan Dandim 01010 /BS yang diwakilkan oleh Pasi Ops Mayor Inf Mutrisno serta diikuti oleh para Pejabat Utama Polresta Banda Aceh beserta instansi terkait.

Wakapolresta mengatakan, terima kasih kepada seluruh instansi yang berkenan hadir dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Rencong 2020 dalam wilayah hukum Polresta Banda Aceh.

“Saran dan masukan bagi kami dalam meningkatkan pelayanan dan pengamanan dalam operasi ketupat rencong 2020 ini sangat kami harapkan, guna operasi berjalan dengan baik dan lancar,” ucap Wakapolresta.

Wakapolresta mengatakan, kami sangat berharap kepada kita semua, karena kegiatan ini merupakan tanggung jawab kita semua walaupun saat ini dalam musibah dampak covid -19, dan harapan saya semoga kita tidak ada yang menjadi korban dari virus corona.

Walikota Banda Aceh, H. Aminullah usman, SE,Ak,MM mengatakan saat ini kita sedang dihadapkan dngan virus corona dan kita semua harus bekerja keras mata rantai covid – 19. Kota Banda Aceh saat ini tidak ada lagi yang positif, dan ODP sudah menurun.

“Semua yang pernah menjadi korban dari virus corona berasal dari orang yang baru kembali dari luar Provinsi Aceh dan ini penyebab utamanya,” kata Walikota.

Kemudian lanjutnya, saya berharap dari Polresta Banda Aceh, Kodim 0101/BS, Dinas Perhubungan, Dinas kesehatan, Jasa raharja, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, untuk memberikan edukasi dan jangan sampai lengah dalam musibah, seperti kebakaran dan lainnya.

“Setiap kegiatan pastinya ada kejadian, maka kita harus tetap waspada dengan tindakan kejahatan pencurian, perampokan. Maka kita harus bersama menjaga keamanan kota Banda Aceh ini,” harapnya.

Aminullah menegaskan, untuk warga masyarakat harus terus dilakukan sosialisasi untuk membudayakan penggunaan masker, jaga jarak dan selalu mencuci tangan menggunakan air bersih agar mudah terputus mata rantai virus corona.

Untuk lebaran tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, kami tidak mengadakan Open House karena masih dalam masa pandemic covid – 19. Kita akan mendukung pelaksanaan operasi ketupat rencong ini seperti pendirian pos pengamanan dan pos pelayanan bagi warga, tutur Walikota.

Kabag Ops Polresta Banda Aceh, Kompol Juli Effendi, SE, M.Si mengatakan pelaksanaan Operasi Ketupat tahun ini kegiatannya berbeda dengan tahun kemarin karena adanya pendemi Virus Corona (Covid-19). Untuk itu sangat diperlukan adanya sinergitas dari instansi terkait dalam pelaksanaannya.

Lanjutnya, pada tahun-tahun sebelumnya Operasi Ketupat hanya berlangsung selama 14 hari yaitu seminggu menjelang dan seminggu sesudah hari Raya Idul Fitri. Namun untuk tahun ini, Operasi Ketupat akan berlangsung selama 37 hari dimulai sejak tanggal 24 April sampai dengan 31 Mei 2020 mendatang.

Biasanya pelaksanaan Operasi Ketupat Rencong memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pemudik, tetapi pada pelaksanaan Operasi Ketupat 2020 kali ini yang dilakukan sebaliknya yaitu untuk mencegah para pemudik pulang kampung guna mengantisipasi dan memutus mata rantai penyebaran Virus Corona.

“Polresta Banda Aceh  sudah mendirikan lima pos yakni Pos Pengamanan, Pos Pelayanan. Pada masing-masing pos tersebut diisi oleh  227 personel gabungan dari TNI (16 personel), Polri (160 personel), Dishub (12 personel), Satpol PP (24 personel), Dinkes (3 personel), dan Damkar (4 personel) serta Relawan Komunikasi (8 personel). Jadi yang melaksanakan Operasi Ketupat kali ini, bukan hanya Polri saja tetapi seluruh stakeholder sebagai tindak lanjut dari arahan pemerintah yang melarang warga untuk mudik merayakan hari Idul Fitri 1441 H ke kampung halaman.” terang Kabag Ops.

“Harapannya, kelima posko tersebut dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri 1441 H serta dapat menghimbau masyarakat untuk tidak mudik guna memutus mata rantai penularan Covid-19 di wilayah Hukum Polresta Banda Aceh.” Pungkas Kompol Juli Effendi.

Adapun yang hadir dalam kegiatan Rakor Operasi Ketupat Rencong Tahun 2020 Polresta Banda Aceh adalah Walikota Banda Aceh, Waka Polresta,  Dandim 0101 BS diwakili oleh Pasi Ops, Kadis Perhubungan Kota Banda Aceh, Kadis Perhubungan Aceh Besar, Kadis Kesehatan Kota Banda Aceh, Kadis Kesehatan Aceh Besar, Kadis PUPR Kota Banda Aceh, Kadis PUPR Aceh Besar, Kepala Jasa Raharja Provinsi Aceh, Kepala Jasa Raharja Kota Banda Aceh, Kadis Perindag Kop Kota Banda Aceh, Para Kabag, Kasat, Kasi Polresta Banda Aceh dan Kapos Pam, Kapos Yan Ops Ketupat Rencong, dan Perwakilan Orari dan Rapi.

 

Share.

Leave A Reply