Ratusan Personel Polresta Banda Aceh Lakukan Rapid Test Sebagai Screaning Awal

0

Tribratanewsrestabandaaceh.com – Ratusan personel Polresta Banda Aceh mengikuti rapid test CoronaRapid test ini dilakukan oleh Gugus Tugas Kota Banda Aceh atas permintaan kepolisian.

Rapid test ini diikuti oleh 300 personel kepolisian Polresta Banda Aceh di bidang operasional, pelayanan dan bhabinkamtibmas.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH mengatakan, yang dilakukan Rapid test hari ini polisi yang bertugas sebagai garda terdepan.

“Saat ini kami bekerjasama dengan Kadis Kesehatan Kota Banda Aceh melaksanakan kegiatan Rapid test dalam rangka screaning awal, karena para petugas kita merupakan garda terdepan yang sangat rentan berhubungan langsung dengan seluruh masyarakat,” kata Kapolresta didampingi Kabag Ops Kompol Juli Effendi, SE, M.Si.

Polisi garda terdepan antara lain, Polisi Bhabinkamtibmas, Polisi Lalulintas yang sering dijalan raya, Polisi Sabhara yang sering berpatroli, serta polisi lainnya, yang sangat rentan dengan kondisi saat ini. Maka saya segera melakukan koordinasi dengan Kadis Kesehatan Kota Banda Aceh agar melakukan Rapid tes terhadap personel Polresta, dan ini merupakan langkah awal dalam menentukan positif dan tidaknya terhadap virus corona, tambah Trisno.

Trisno mengatakan, hasil rapid test untuk 300 personel itu hasilnya Negatif setelah dilakukan pendataan oleh tim gugus tugas Kota Banda Aceh dibawah Dinas Kesehatan. Rapid test ini digelar sebagai langkah pencegahan penyebaran virus Corona.

Plt. Kadis Kesehatan Kota Banda Aceh, dr. Media Yulizar, mengatakan rapid test dilakukan terhadap aparat kepolisian karena rentan terpapar virus Corona. Polisi, menurutnya, rentan terpapar Corona karena banyak beraktivitas dan bertemu secara langsung dengan warga meski di tengah pandemi.

“Ini sebagai langkah antisipasi kita karena bagaimana pun Polri sebagai juga tugas terdepan dalam hal melakukan kegiatan-kegiatan pencegahan penyebaran COVID-19 dan rentan tertular COVID-19. Maka perlu di-rapid test,” ucap dr. Media Yulizar.

Sementara itu, Pemerintah Kota Banda Aceh sangat mendukung kegiatan screaning awal ini, terutama bagi petugas yang beresiko antara lain tenaga kesehatan, polisi yang selalu berhubungan, itu yang saat ini kita fokuskan.

Selain itu, Pemerintah Kota Banda Aceh sendiri sudah melakukan rapid test terhadap security, pengamanan tertutup, bagian umum, protokol, humas, dan mereka inilah yang sering berhubungan langsung dengan warga masyarakat, pungkas Plt. Kadis Kesehatan.

Tribratanewsrestabandaaceh.com – Ratusan personel Polresta Banda Aceh mengikuti rapid test Corona. Rapid test ini dilakukan oleh Gugus Tugas Kota Banda Aceh atas permintaan kepolisian.

Rapid test ini diikuti oleh 300 personel kepolisian Polresta Banda Aceh di bidang operasional, pelayanan dan bhabinkamtibmas.
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH mengatakan, yang dilakukan Rapid test hari ini polisi yang bertugas sebagai garda terdepan.

“Saat ini kami bekerjasama dengan Kadis Kesehatan Kota Banda Aceh melaksanakan kegiatan Rapid test dalam rangka screaning awal, karena para petugas kita merupakan garda terdepan yang sangat rentan berhubungan langsung dengan seluruh masyarakat,” kata Kapolresta didampingi Kabag Ops Kompol Juli Effendi, SE, M.Si.

Polisi garda terdepan antara lain, Polisi Bhabinkamtibmas, Polisi Lalulintas yang sering dijalan raya, Polisi Sabhara yang sering berpatroli, serta polisi lainnya, yang sangat rentan dengan kondisi saat ini. Maka saya segera melakukan koordinasi dengan Kadis Kesehatan Kota Banda Aceh agar melakukan Rapid tes terhadap personel Polresta, dan ini merupakan langkah awal dalam menentukan positif dan tidaknya terhadap virus corona, tambah Trisno.

Trisno mengatakan, hasil rapid test untuk 300 personel itu dengan hasil Negatif setelah didatakan oleh tim gugus tugas Kota Banda Aceh dibawah Dinas Kesehatan. Rapid test ini digelar sebagai langkah pencegahan penyebaran virus Corona.

Selain itu, Kapolresta juga mengatakan bahwa hari ini juga dilakukan pengecekan suhu tubuh dan rapid test terhadap para tahanan.

“Sebanyak 37 penghuni sel tahanan Polresta Banda Aceh dilakukan rapid test dan cek suhu tubuh dalam rangka pencegahan terjangkitnya virus corona,” kata Kapolresta.

Pengecekan ini wajib dilakukan untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus corona, karena para tahanan didalam ruangan sangat minim melakukan olah raga, sehingga setiap hari dilakukan oleh pembinaan untuk menguatkan imun tubuh masing – masing, pungkas Trisno.

Plt. Kadis Kesehatan Kota Banda Aceh, dr. Media Yulizar, mengatakan rapid test dilakukan terhadap aparat kepolisian karena rentan terpapar virus Corona. Polisi, menurutnya, rentan terpapar Corona karena banyak beraktivitas dan bertemu secara langsung dengan warga meski di tengah pandemi.

“Ini sebagai langkah antisipasi kita karena bagaimana pun Polri sebagai juga tugas terdepan dalam hal melakukan kegiatan-kegiatan pencegahan penyebaran COVID-19 dan rentan tertular COVID-19. Maka perlu di-rapid test,” ucap dr. Media Yulizar.

Sementara itu, Pemerintah Kota Banda Aceh sangat mendukung kegiatan screaning awal ini, terutama bagi petugas yang beresiko antara lain tenaga kesehatan, polisi yang selalu berhubungan, itu yang saat ini kita fokuskan.

Selain itu, Pemerintah Kota Banda Aceh sendiri sudah melakukan rapid test terhadap security, pengamanan tertutup, bagian umum, protokol, humas, dan mereka inilah yang sering berhubungan langsung dengan warga masyarakat, pungkas Plt. Kadis Kesehatan.

Share.

Leave A Reply