INGAT COVID, AYO PAKAI MASKER

Polda Aceh dan Polresta Bersama 28 Komunitas Deklarasi Cinta Damai dan Menolak Demo Anarkis

0

Sebanyak 28 Ketua Komunitas di Aceh bersama Polda Aceh dan Polresta Banda Aceh mendeklarasikan penolakan terhadap aksi anarkisme dalam bentuk aksi demontrasi atau unjuk rasa yang dilakukan oleh berbagai kalangan di Aceh, khusunya Kota Banda Aceh.

Komunitas Masyarakat Aceh, hari Selasa (20/10/2020) menggelar kegiatan Deklarasi Cinta Damai untuk menolak aksi unjuk rasa yang bersifat anarkis di depan Stadion H Dimurtala, Lampineung, Kota Banda Aceh.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kasubdit Bintibsos Ditbinmas Polda Aceh, Kasubdit Babinkamtibmas Ditbinmas, Pa Staf Ditbinmas, Kanit Polmas Satbinmas Polresta Banda Aceh, dan Perwakilan Bhabinkamtibmas Polresta Banda Aceh.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH mengatakan, kegiatan diawali dengan penandatanganan oleh para Ketua Komunitas Masyarakat Aceh di sehelai spanduk yang dibentangkan oleh peserta dengan tujuan untuk mendeklarasi cinta damai serta menolak aksi demontrasi secara anarkis.

“Sebanyak 28 komunitas diwakili oleh para ketua komunitas di Aceh mendeklarasikan aksi cinta damai dengan membentang spanduk yang bertuliskan ‘Kami Dari Semua Unsur Komunitas Aceh Menolak Segala Bentuk Kerusuhan dan Tidak Melakukan Unjuk Rasa Yang Bersifat Anarkis’,” jelasnya.

Selanjutnya tambah Trisno dengan kegiatan orasi Deklarasi Cinta Damai yang diwakili oleh Ketua dari tiga komunitas untuk memberi pernyataan dukungan cinta damai, yaitu Ketua Komunitas APSI, Ketua Forum Keuchik, dan Ketua Komunitas SMEP.

Kapolresta Banda Aceh menjelaskan, ke 28 komunitas tersebut, antara lain
Ketua Komunitas APSI/BUJP SATPAM, Ketua Komunitas Pasar Rukoh Aceh, Ketua Komunitas Pasar Penayong, Ketua Komunitas
Pasar SMEP, Ketua Komunitas RAPI Aceh.

Kemudian, Ketua Komunitas PII, Ketua PP, Ketua Komunitas Forum Keuchik, Ketua Komunitas Pertisa Suzuya, Ketua Komunitas Pemuda Kota Banda Aceh dan Ketua Komunitas Remaja Mesjid Aceh Besar.

Selanjutnya, Trisno melanjutkan lagi Ketua Komunitas Pergudangan Kayu, Ketua Komunitas Forbike Pelopor Aceh, Ketua Komunitas YMTI, Ketua Komunitas FKKP, Ketua Komunitas Nelayan Aceh dan Ketua Komunitas TROPAS/Abang Becak.

Terakhir kata Trisno, Ketua Komunitas Karang Taruna Aceh Besar, Ketua Komunitas FPIJ, Ketua Komunitas SPSI Aceh, Ketua Komunitas APDESI Darussalam, Ketua Komunitas ARMADA, Ketua Komunitas IMKA, Ketua Komunitas ARDA Aceh, Ketua Komunitas Jato Wong Guri Comunity, Ketua Komunitas PAXCO Aceh, Ketua Komunitas PAKLINA serta Ketua Komunitas Pemuda Syiah Kuala.

Share.

Leave A Reply