INGAT COVID, AYO PAKAI MASKER

Panitia Doa Bersama Akhir Tahun 2020 Audiensi Dengan Kapolresta Banda Aceh

0

Panitia penyelenggara doa bersama dari Serambi Mekkah untuk Indonesia demi keselamatan agama, habaib dan ulama yang akan diselenggarakan di Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Kamis (31/12/2020) melakukan audiensi dengan Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto diruang kerjanya.

Kedatangan para pemuka agama Kota Banda Aceh membahas kegiatan yang akan dilansungkan diakhir tahun 2020 nantinya.

Tu Bulqaini Tanjungan dalam kesempatan tersebut mengatakan kegiatan Do’a Bersama Dari Serambi Mekkah Untuk Indonesia Demi Keselamatan Agama, Habaib dan Ulama akan dihadiri oleh para ulama nantinya diantaranya Abu Paya Pasie, Abi Lampisang, Abuya Habibi Muhibuddin Wali, Tgk. Zainuddin Ubit serta sejumlah masyarakat Aceh.

Selain itu, seluruh aliansi ormas Islam Aceh, Santri/Santriwati, Mahasiswa/i, masyarakat umum, para pedagang, nelayan dan perwakilan kelompok – kelompok serta para mahasiswa yang peduli terhadap masalah Ulama, Negeri dan Bangsa.

Selain doa bersama, lanjutnya, akan diselenggarakan tausyiah dan orasi, serta pembacaan pernyataan sikap
para Muhibbin Aceh yang sangat mencintai Habib Riziek Shihab dengan harapan segera dibebaskan oleh pihak Kepolisian.

Tu Bulqaini menyampaikan, dalam pelaksanaan kegiatan ini tetap menaati protokol kesehatan, dan kegiatan ini tidak membawa salah satu ormas islam yakni Front Pembela Islam (FPI), namun kegiatan kita murni dari masyarakat untuk mendoakan bangsa ini semoga menjadi bangsa yang lebih baik.

Kapolresta Banda Aceh menyampaikan pelaksanaan kegiatan ini sebaiknya dilakukan koordinasi dengan Pemerintah terlebih dahulu.

“Silahkan melaksanakan kegiatan, namun saran saya lakukan koordinasi dengan Pemerintahan Aceh, Pemerintahan Kota dan Satgas Covid 19, dimana rekomendasi pelaksanaan kegiatan bertumpu pada instansi terseebut,” kata Kapolresta.

Trisno mengatakan, untuk kegiatan masyarakat menjadi tanggung jawab kepolisian untuk mengawal agar berjalan dengan tertib dan lancar, mengenai kegiatan, harapan besar sesama baik ormas islam, TNI Polri harus menerapkan protokol kesehatan.

“Untuk kegiatan ini, di tekankan kembali untuk tidak mengundang atau berkerumun masa dan diharapkan tidak ada ucapan atau pernyataan yang dapat memprovokasi,” sambungnya.

Mari sama – sama menjaga keamanan dan ketertiban di Banda Aceh dengan tidak terprovokasi dengan pemberitaan hoax yang akan memecah persaudaraan di Banda Aceh, ajak Kapolresta kepada para ulama.

Share.

Leave A Reply