Polsek Jaya Baru Intensifkan Patroli di Bulan Ramadhan

Polsek Jaya Baru Gencar melaksanakan Patroli Antisipasi Balap Liar, pencurian, penjambretan dan Pengamanan Mesjid-mesjid serta Lokasi Kuliner rawan kemacetan pada Bulan Suci Ramadhan (Kamis, 15/04/21)

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, SIK melalui Kapolsek Jaya Baru AKP Dewi Maulidar S.Sos M.Si menerangkan, sesuai hasil rapat pimpinan Polresta Banda Aceh tentang pengamanan menyambut Bulan Suci Ramadhan, dimana Polresta Banda Aceh akan menempatkan personilnya untuk antisipasi Guantibmas meliputi Balap Liar, Pencurian, Penjambretan dan pengamanan Mesjid-Mesjid, Lokasi Jajanan Kuliner serta lokasi Rawan Kemacetan.

“Maka menyikapi hal tersebut kami menempatkan personil Polsek Jaya Baru untuk melaksanakan patroli dan pengamanan diwilayah hukumnya, adapun penempatan tentunya sesuai dengan checkpoint dan ploting yang ditentukan berdasarkan data guantibmas wilayah hukum Jaya Baru,” sebut Kapolsek.

Dalam pengamanan mesjid-mesjid, lokasi jajanan kuliner dan lokasi rawan kemacetan, melibatkan personil yang berpakaian dinas saja untuk siaga disana, sementara patroli antisipasi balap liar, pencurian dan penjambretan keterlibatan personil berpakaian preman, agar pelanggaran yang sedang diatensi oleh Bapak Kapolresta yaitu balap liar ini, lebih mudah kita lacak ataupun kita tindak, terang Kapolsek.

Kasi Humas Polsek Jaya Baru mengatakan, sebagaimana kita ketahui, pada bulan suci ramadhan ini masih kita dapati semakin maraknya anak-anak remaja yang keluar rumah hanya untuk nongkrong dan balap liar,  hal ini jelas pelanggaran lalulintas, dari segi batas kecepatan dan standar berkendara yang mereka langgar saja, sudah berpotensi menghilangkan nyawa jika terjadi kecelakaan, ditambah lagi amat sangat menganggu kenyamanan warga yang sedang beribadah di dalam bulan ramadhan.

Melihat karakteristik wilayah jaya baru memang tidak terdeteksi jalanan yang sering mereka gunakan untuk balap liar karena arus lalin disini lumayan padat, namun jika patroli polisi datang kelokasi jalan pelabuhan Ulee Lheue yaitu lokasi mereka balap liar,  pelarian anak-anak itu justru ke wilayah Jaya Baru tepatnya Taman Krueng Neng, yang berbatasan dengan wilayah hukum Polsek Ulee Lheue, tambahnya.

Dalam hal Balap Liar ini Kasi Humas berharap besar kepedulian orang tua masing-masing untuk mengawasi tingkah laku anaknya, sebab kami Polri dalam menangani generasi penerus bangsa yang rata-rata dibawah umur 20 tahun ini tidaklah bisa sama seperti menangani penjahat lainnya, kita dituntut mengedepankan peringatan dan pencegahan serta kerja sama dengan melibatkan orang tua dalam membentuk kepribadian mereka.

Diakhir Kasi Humas menegaskan, bahwa akan mengambil tindakan yang intens bagi masyarakat jaya baru yang anak-anaknya tertangkap langsung di arena balapan liar maupun hanya terindikasi tetap akan diberlakukan sanksi khusus, yaitu Pemanggilan orang tua, penahanan ranmor untuk kepentingan pemeriksaan dan si anak wajib mengikuti pengajian rutin Polsek Jaya Baru selama 3 kali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *