Polisi dan TNI Bagikan Masker Untuk Jamaah Yang Akan Masuk Area Masjid Raya

Jamaah shalat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H/13 Mei 2021 memadati Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, bahkan melimpah hingga ke area taman Tugu Modal.

Pelaksanaan shalat Id di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh dimulai pukul 07.30 WIB. Namun sekitar 10 menit sebelum pelaksanaan, pihak panitia mengumumkan agar jamaah tidak lagi masuk ke masjid karena semua shaf sudah penuh.

Jamaah shalat Idul Fitri 1442 H/2021 M di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh melimpah hingga ke luar plaza masjid, tepatnya di atas hamparan rumput taman Tugu Modal.

Shalat Idul Fitri 1442 H di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh diimami Tgk. H. Jamhuri Ramli, SQ, MA. Sedangkan khatib, Ustaz H. Abrar Zym, S. Ag, MH yang juga Kakan Kemenag Aceh Besar.

Tema yang diangkat khatib adalah tentang wabah Covid-19 yang masih melanda dunia tak terkecuali Indonesia termasuk Aceh.

“Covid-19 itu benar adanya, bukan konspirasi dan bukan pula ilusi. Mari kita ikuti anjuran pemerintah agar menerapkan prokes Covid-19 agar terhindar dari wabah,” kata Ustaz Abrar.

Selain seruan taat prokes Covid-19, khatib juga menginformasikan tentang penderitaan yang dialami umat Islam Palestina akibat tindakan zionis Israel.

“Mari kita berdoa semoga Allah SWT segera membebaskan Palestina dari cengkeraman Yahudi,” tandas khatib.

Mulai pukul 07.00 WIB, ruas jalan utama di sekitar Masjid Raya Baiturrahman sudah dipadati berbagai jenis kendaraan jamaah. Bahkan bahu Jalan Sultan Mahmudsyah (depan Kantor Telkom Banda Aceh, mulai dari ujung jembatan Pante Pirak hingga ke Taman Kota depan Masjid Raya, termasuk depan Sinbun Sibreh) menjadi lokasi parkir berlapis di kiri kanan.

Di gerbang utama Masjid Raya Baiturrahman (dari Tugu Modal), tim gabungan TNI/Polri, dan Satpol PP terlihat siaga. Polisi dan TNI membagi-bagikan masker untuk jamaah yang akan masuk area masjid.

Khutbah Idul Fitri 1442 H di Masjid Raya Baiturrahman berlangsung sekitar 20 menit

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, SIK mengatakan TNI Polri wajib memberikan pelayanan dalam rangka pengamanan kegiatan yang dilaksanakan oleh masyarakat.

“Kami selaku aparatur negara, wajib memberikan pelayanan dalam rangka pengamanan kegiatan yang dilaksanakan oleh masyarakat, baik itu kegiatan keagamaan, maupun kegiatan lainnya,” ucap Kombes Joko.

Selain itu, Kapolresta juga mengingatkan bahwa Covid itu bemar – benar ada seperti yang dikatakan oleh Khatib.

” Covid itu benar adanya, dan ini bukanlah sebuah proyek yang sekarang ini dikatakan oleh kalayak ramai, ruang pinere saat ini sudah penuh, jangan sampai kita menambahkan diri menjadi penghuni kamar tersebut,” katanya lagi.

Sementara itu, ratusan personel baik TNI, Polri maupun Satpol PP dan instansi terkait dilibatkan dalam pelayanan dan pengamanan shalat ied hari ini, bahkan kami sendiri tidak dapat melaksanakan shalat ied karena sedang melaksanakan tugas negara yang mulia ini,pungkas Perwira melati tiga ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *