Ketua dan Staf Bawaslu Kota Banda Aceh Audiensi dengan Kapolresta Dalam Rangka Penguatan Antar Lembaga Terkait Tahapan Pemilu 2024

Ketua Bawaslu Kota Banda Aceh, Afrida, SE melakukan audensi dengan Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto, SIK diruang kerjanya, Rabu, (11/5/2022) dalam rangka penguatan antar lembaga.

Kehadiran Ketua Bawaslu, Afrida SE turut didampingi oleh M Yusuf Al-Qardhawy, S.HI, MH selaku Divisi Penindakan Pelanggaran, Ely Safrida, SE selaku Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga serta Abdullah, ST, M.Si selaku Kepala Sekretariat.

Selamat datang di Polresta Banda Aceh Banda Aceh dan terimakasih atas kerjasama kita sebelumnya sudah berjalan baik, dan kedepan diharapkan untuk dapat kita tingkatkan lagi”, ujar Kapolresta

Polri, dalam bertugas nantinya tenntu memiliki tupoksi tersendiri, dan ini tentunya akan bekerjasama dengan Kejaksaan terkait Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang berposko di kantor Bawaslu, sebut Kapolresta.

Sebelum tahapan pemilu, kiranya perlu perencanaan yang matang dalam menyelesakan sesuatu dan tentunya akan mendapatkan hasil yang maksimal, dimana Pemilu ada yang terbatas dan terbuka, ada dialogis dan ada tatap muka, tambahnya.

Kedepan, untuk pemberian materi kepada pengurus KPPS di kecamatan dalam melaksanakan tahapan pemilu harus benar – benar dan kehati – hatian, agar tidak salah melakukan suatu pekerjaan. Dimana tugas KPPS sendiri diantaranya adalah, mewujudkan kedaulatan pemilih, melayani pemilih menggunakan hak pemilih, memberikan akses dan layanan kepada pemilih disabilitas dalam memberikan hak pilihnya.

Lakukan analisa dan evaluasi pelaksanaan pemilu lima tahun yang lalu, tambahnya.

“Untuk mempermudah sosialisasi tahapan pemilu, silahkan edukasi video – video di warung – warung kopi, tempat berkumpul massa dengan durasi jangan terlalu lama,” pinta Kombes Joko.

Sementara itu, Afrida, SE mengatakan, kedepan kita akan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menaati aturan.

“Dengan adanya perubahan dari Panwaslih menjadi Bawaslu, diharapkan kedepan masyarakat lebih sadar akan menaati aturan atau taat terhadap hukum” ujar Afrida.

Afrida menjelaskan, Mahkamah Konstitusi sebelumnya mengabulkan uji materi mengenai UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. Dalam putusannya, MK mengubah kelembagaan panwaslu menjadi Bawaslu Kabupaten/Kota.

“Yang berkenaan dengan pengisian jabatan anggota bawaslu kabupaten/kota yang kemudian diberi wewenang mengawasi pemilihan di tingkat kabupaten/kota seharusnya juga disesuaikan dengan perubahan yang terjadi dalam UU Pemilu,” kata Afrida.

Perlu diketahui, Kampanye akan dilaksanakan pada tahun 2023 dan pelaksanaan pemilu pada tahun 2024 dengan pembagian Pemilu serentak pada bulan Februari 2024 dan  Pemilhan Legislatif pada bulan Juli 2024, sebutnya.

“Tentu akan memakan waktu selama setahun” ungkapnya.

Diakhir kegiatan Kapolresta Banda Aceh menerima cendera mata yang diserahkan oleh Ketua Bawaslu Kota Banda Aceh dan Divisi Penindakan Pelanggaran.

Satu tanggapan untuk “Ketua dan Staf Bawaslu Kota Banda Aceh Audiensi dengan Kapolresta Dalam Rangka Penguatan Antar Lembaga Terkait Tahapan Pemilu 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *